Menyediakan ragam referensi contoh surat indonesia terlengkap seperti surat lamaran, izin, kuasa dan lainnya. Format Ms. Word doc GRATIS di download.

√ Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang Dengan & Tanpa Jaminan

Sebuah contoh surat perjanjian hutang piutang sangat dibutuhkan ketika anda akan melakukan suatu kegiatan berkaitan dengan hutang pitung.

Mengapa ?

Hal ini untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam membuat surat hutang piutang ketika anda menulisnya nanti. Dengan adanya contoh ini, setidaknya akan memberikan referensi dan membantu anda untuk membuat tulisan dengan kalimat memiliki makna lugas dalam penyampaiannya. Sehingga, tidak terdapat kata - kata bermakna ambigu yang dapat menimbulkan lemahnya sebuah surat perjanjian tersebut.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, adanya sebuah surat perjanjian menandakan suatu komitmen, bahwa mereka dalam hal ini kedua belah pihak akan menepati atau tidak akan melanggar ketetapan yang sudah dituliskan dari hasil kesepakatan bersama tertuang di dalam isi surat perjanjian.

Sehingga, apabila ada hal - hal bersifat pelanggaran atau tidak sesuai dengan isi perjanjian dilakukan oleh mereka yang telah berjanji, itu berarti mereka telah siap atas segala konsekuensi dan resiko yang telah ditetapkan.


Ada beragam contoh surat perjanjian hutang piutang doc dengan jaminan dan tanpa jaminan diartikel ini. Pilihlah sesuai dengan kebutuhan anda.

Kegiatan hutang piutang sebenarnya dapat dilakukan tanpa adanya surat perjanjian hutang piutang sederhana sekalipun, cukup dengan ucapan lisan atau disaksikan oleh orang lain dari kegiatan tersebut. 

Namun terkadang dalam kondisi tertentu, ada salah satu pihak yang ingkar atau tidak menepati janji atas ucapannya, sehingga merugikan salah satu pihak. Maka dari itu, dibutuhkan bukti tertulis untuk menjerat bersangkutan secara hukum jika kelalaian dilakukan oleh salah satu dari mereka.

Sebagai contoh, ada seorang teman anda akan berhutang dengan sejumlah uang senilai Rp. 20.000,00 kepada anda. Kami rasa tak perlu dibuatkan surat perjanjian. Cukup penyampaian secara lisan saja. Namun, jika teman anda ingin berhutang dengan sejumlah uang senilai Rp 5.000.000,00, atau lebih dari itu, kami rasa perlu adanya surat perjanjian untuk memastikan uang anda akan dikembalikan sesuai waktu yang ditetapkan.

Jika dianggap perlu membuat surat ini, ada beberapa point penting mesti anda perhatikan ketika akan membuatnya. Sehingga, surat hutang piutang yang anda buay kuat dimata hukum. Apa saja ? Berikut bagian terpenting di dalamnya, antara lain :

  1. Terdapat data identitas berupa KTP aktif dan masih berlaku antara kedua belah pihak dengan tata cara penulisan meliputi : nama, umur, pekerjaan, alamat dan no.telp.
  2. Foto copy KTP pihak peminjam 
  3. Tempat dan tanggal surat perjanjian dibuat
  4. Kejelasan mengenai point - point pengikat sebagai bentuk konsekuensi dan pertanggung jawaban dari kedua belah pihak. Point dimadsud meliputi : jumlah hutang, jangka waktu pelunasan, pasal - pasal pengikat dan konsekuensi jika hutang tidak dapat dibayar tepat waktu.
  5. Apabila perlu, cantumkan jaminan dengan nilai nominalnya sama dengan nominal pinjaman
  6. Tanda tangan kedua belah pihak dan dibubuhi materai
  7. Terdapat tanda tangan dari saksi minimal 2 orang
Preview file from Scribd (Attention: Rotate screen display to landscape your Smartphone:


Jika sudah ada surat ada surat perjanjian hutang piutang, maka anda selaku pemberi pinjaman pun akan sedikit tenang karena si peminjam akan bersungguh - sungguh mengembalikan apa yang ia pinjam. 

Jika tidak, segala pasal yang telah disepakati akan menjeratnya ke ranah hukum sesuai isi perjanjian.


Salah Satu Contoh :

SURAT PERJANJIAN HUTANG PIUTANG


Pada hari ..................... tanggal ....................., Kami yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama                 :
Alamat               :
No. KTP            :
No. Telp             :

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri. Selanjutnya dalam perjanjian ini disebut sebagai PIHAK KESATU, dan :

Nama                 :
Alamat               :
No. KTP            :
No. Telp             :

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri. Selanjutnya dalam perjanjian ini disebut sebagai PIHAK KEDUA.

Kedua belah pihak terlebih dahulu menerangkan hal – hal sebagai berikut :
  1. Bahwa pada tanggal ....................., PIHAK KESATU telah mengajukan pinjaman kepada PIHAK KEDUA sebesar Rp 10.000.000,00 (Sepuluh Juta Rupiah) secara tunai

  2. Bahwa atas pengajuan PIHAK KESATU, PIHAK KEDUA telah menyetujui untuk meminjamkan uang tunai sebesar Rp 10.000.000,00 (Sepuluh Juta Rupiah) secara tunai kepada PIHAK KESATU pada tanggal .....................

  3. PIHAK KESATU dan PIHAK KEDUA telah sepakat bahwa pembayaran pinjaman oleh PIHAK KESATU dilakukan dengan cicilan oleh PIHAK KESATU kepada PIHAK KEDUA sebanyak Rp 1.000.000,00 (Satu Juta Perbulan) setiap bulan selama ..................... bulan yang dimulai pada bulan .....................berakhir pada ......................

  4. Perjanjian hutang piutang ini dibuat dan ditanda tangani dalam keadaan sadar tanpa adanya unsur paksaan diantara KEDUA BELAH PIHAK, kemudian dibuat rangkap dua asli, bermaterai 6000, yang masing – masing memiliki kekuatan hukum yang sama dan berlaku sejak ditandatanganinya perjanjian ini oleh KEDUA BELAH PIHAK

  5. Apabila PIHAK KEDUA tidak melunasi pembayaran pinjaman kepada PIHAK KESATU sesuai waktu yang telah disepakati, maka PIHAK KEDUA bersedia dilaporkan kepada pihak berwajib (kepolisian) oleh PIHAK KESATU dan akan diselesaikan di wilayah hukum .....................

     Yogyakarta, 24 Oktober 2016

            PIHAK KESATU                                              PIHAK KEDUA



           (................................)                                      (................................)

SAKSI – SAKSI



          (................................)                                      (................................) 

Dapatkan file berbentuk word yang dapat diedit pada link ini : TF | DP

Anda dapat melihat dan mendapatkan file contoh surat perjanjian hutang piutang dengan jaminan atau tanpa jaminan yang cukup sederhana tapi sangat kuat kebsahannya pada tautan tersebut. Tinggal pilih saja dan sudah kami buat semudah mungkin untuk diedit dalam format dokumen word doc dan pdf. 

Jadi, hanya merubah identitas dan keperluannya saja.


Perhatian !
Terima kasih atas kunjungan anda diblog kami. Anda diperbolehkan menyebarluaskan isi artikel dan file yang ada di Contoh Surat Indonesia Resmi & Tidak Resmi Terlengkap dengan catatan menuliskan sumbernya. Segala tindakan copy paste tanpa izin pada blog Contoh Surat Indonesia Resmi & Tidak Resmi Terlengkap tanpa mencantumkan sumber, akan kami tindak lanjuti sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Bingung bagaimana mendapatkan file contoh surat di blog ini, temukan caranya di "PETUNJUK CARA MENDAPATKAN FILE"
Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Twitter

Related : √ Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang Dengan & Tanpa Jaminan

0 komentar: