Menyediakan ragam referensi contoh surat indonesia terlengkap seperti surat lamaran, izin, kuasa dan lainnya. Format Ms. Word doc GRATIS di download.

Cara Membuat Surat Kuasa Yang Benar Disertai 12+ Contohnya

Surat kuasa adalah surat yang berisikan pemberian kuasa atau wewenang, dibuat oleh seseorang untuk diberikan kepada orang kepercayaan. Sehingga orang lain tersebut dapat melakukan suatu hal sesuai dengan isi surat tersebut, dikarenakan sang pemberi kuasa tidak dapat melakukan suatu hal dimaksud disebabkan adanya suatu hal untuk ia kerjakan.

Sebagai contoh aplikasi dari surat kuasa dalam kehidupan sehari - hari dapat kami gambarkan pada cerita singkat berikut ini :

"Misalnya, ada seorang bendaharawan disuatu organisasi tertentu, pada tanggal 11 Agustus 2016, ia harus segera mungkin mengambil sejumlah uang senilai Rp 50 juta untuk keperluan organisasi di Bank. Namun, pada hari itu juga ia ada keperluan mendadak dikarenakan ibunya sedang sakit keras dan dirawat di rumah sakit. Ia pun harus mendahulukan kepentingan melihat ibunya terlebih dahulu ketimbang mengambil uang. 

Padahal dalam satu sisi ia harus segera mungkin mengambil sejumlah uang tersebut di Bank untuk keperluan organisasi pada saat itu juga. Kemudian ia terpikirkan untuk membuat surat kuasa untuk diberikan kepada staffnya. Sehingga, ia pun dapat melihat ibunya pada saat itu juga, sedangkan staffnya mengambil uang tersebut di Bank dan staffnya langsung memberikan uang tersebut setelah selesai mengambil uang di Bank yang dimaksud pada isi surat kuasa".

Itu bearti, dengan adanya surat kuasa pengambilan sejumlah uang secara tunai dari rekening pribadi anda di Bank yang diberikan oleh orang lain, itu menandakan keabsahan orang lain tersebut untuk mengambil sejumlah uang sesuai dengan nilai yang ada pada surat kuasa tersebut.

Sehingga, jika anda hendak membuatnya janganlah asal buat begitu saja mengingat resiko yang ditimbulkan.

Jenis - Jenis Surat Kuasa

Dari sekian banyak contoh yang ada seperti surat kuasa pengambilan BPKB, pengambilan dokumen penting, pengambilan barang, penjualan tanah, pengambilan uang atau gaji dan sebagainya, dapat dikatagorikan menjadi tiga (3) golongan antara lain :
  1. Surat kuasa perorangan (personal) adalah surat pemberian wewenang kepada orang lain yang diberikan oleh seseorang untuk menyelesaikan segala hal bersifat pribadi. Sebagai contoh, surat kuasa untuk mengambil dana pensiun, barang pesanan pada penyedia jasa dan sebagainya.
  2. Surat kuasa dinas adalah surat pemberian kuasa yang dikeluarkan oleh perusahaan / institusi / instansi / organisasi / lembaga diberikan kepada seseorang untuk melaksanakan segala hal berkaitan dengan urusan pekerjaan. Surat jenis ini juga dapat dibuat oleh pemberi kuasa (pimpinan) kepada bawahannya (karyawan/pegawai) untuk menjalankan tugas yang masih ada kaitannya dengan pekerjaan.
  3. Surat kuasa istimewa atau khusus berisikan suatu hal penting dibuat oleh seseorang untuk diberikan kepada orang lain. Misalkan, surat yang dibuat oleh seseorang kepada pengacara untuk melakukan sesuatu hal berkaitan pengadilan.
Jadi, surat tersebut dapat menyesesuaikan dengan keperluan sang pembuat atau selaku pemberi kuasa kepada orang lain.

Cara Membuat Surat Kuasa

Dikarenakan jenis surat kuasa ini termasuk ke dalam bagian surat resmi, maka dari itu ada aturan baku tak boleh terlewatkan ketika hendak membuat surat kuasa. Diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Gunakan bahasa resmi / baku 
  2. Tulislah nomor surat pada surat kuasa dinas 
  3. Pastikan terdapat identitas jelas pemberi kuasa dan penerima kuasa. Dengan syarat kedua - duanya telah dinyatakan dewasa
  4. Harus dilengkapi dengan madsud dan tujuan, ditulis dengan jelas dan mudah dimengerti 
  5. Memuat tempat, tanggal, hari, bulan dan tahun
  6. Jangan lupa mencantumkan tanda tangan sah dari pemberi kuasa dan penerima kuasa 
  7. Wajib menggunakan materai atau cap stempel
Mengingat, fungsi surat kuasa ini apabila diberikan kepada orang lain maka orang lain tersebut akan bertindak layaknya seperti orang yang memberi kuasa, tentu saja penggunaannya harus berhati - hati.

Jangan sampai anda memberikan wewenang atau kuasa kepada orang yang salah. Tentu saja hal ini akan menimbulkan kerugian bagi anda sendiri.

Misalkan, anda membuat surat kuasa pengambilan sejumlah uang atau penjualan tanah. Apabila, surat pemberian wewenang ini anda berikan kepada orang salah, karena berkemungkinan untuk menyalahgunakan atas kuasa yang anda berikan, bisa jadi uang dan hasil penjualan tanah akan dibawa kabur oleh orang penerima kuasa.

Bukannya curiga, tetapi sikap kehati - hatian itu perlu sebelum memberikan surat ini kepada orang lain.

Untuk itulah, ada beberapa hal penting dan harus anda perhatikan sebelum membuat surat kuasa dan diberikannya kepada orang lain. Adapun hal terpenting yang dimadsud sebagai berikut :
  • Surat kuasa bersifat personal dibuat karena pemberi kuasa tidak dapat melakukan suatu hal dengan sendiri tanpa ada unsur paksaan dari siapapun juga (dibuat dalam keadaan sadar)

  • Pastikan diberikan kepada orang yang tepat dan dapat dipercaya oleh anda

  • Pemberi kuasa dan penerima kuasa harus sehat jasmani dan rohani serta orang dewasa
Untuk memudahkan anda dalam membuatannya, di bawah ini ada beberapa contoh surat kuasa yang baik dan benar.

1. Contoh surat kuasa pengambilan BPKB Motor :
SURAT KUASA PENGAMBILAN BPKB MOTOR

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama                           : 
Alamat                         : 
Tempat / Tgl Lahir      : 
No KTP                       : 

Memberikan kuasa penuh kepada:

Nama                          :
Alamat                        :
Tempat / Tgl Lahir      :
No KTP                      :

Dipergunakan untuk mengambil BPKB Motor dengan rincian sebagai berikut :

Nama Pemilik                  :
Merk / Type                      :
Jenis / Model                    :
Tahun Pembuatan :
Tahun Perakitan               :
Isi Silinder                        :
Warna                               :
Nomor Rangka / NIK      :
Nomor Mesin                   :
Nomor BPKB                  :
Warna TNKB                   :
Bahan Bakar                    :
Kode Lokasi                    :

Demikianlah surat kuasa ini saya buat dengan sadar tanpa ada paksaan dari pihak manapun agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

                                                                                         Yogyakarta, tanggal bulan tahun
Penerima Kuasa                                                 Pemberi Kuasa


Nama Jelas                                                         Nama Jelas
2. Contoh surat kuasa pengambilan BPKB mobil :

Untuk menghindari penyalahgunaan kuasa, ketahui cara membuat surat kuasa yang baik dan benar disertai ragam contoh surat kuasa berbagai keperluan di sini.

3. Contoh surat kuasa pengambilan STNK kendaraan bermotor :


4. Contoh surat kuasa pengambilan uang di bank :
SURAT KUASA PENGAMBILAN UANG DI BANK

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama                           : .............................................................................
Alamat                         : .............................................................................
Tempat / Tgl Lahir      : .............................................................................
No KTP                       : .............................................................................
No. Telp                       : .............................................................................
Selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa

Nama                          : .............................................................................
Alamat                        : .............................................................................
Tempat / Tgl Lahir      : .............................................................................
No KTP                      : .............................................................................
No. Telp                      : .............................................................................
Selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa
Dengan surat kuasa ini saya sebagai pihak Pemberi Kuasa, memberikan kuasa kepada putri saya (Penerima Kuasa) untuk pengambilan uang secara tunai dengan jumlah Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) pada rekening Bank milik saya, dengan data - data sebagai berikut :

No. Rekening             : .............................................................................
Atas Nama                  : .............................................................................
Nama Bank                 : .............................................................................

Hal - hal dan segala akibat yang disebabkan Surat Kuasa ini adalah tanggung jawab sepenuhnya dari Pemberi Kuasa

Demikian Surat Kuasa ini saya buat dengan penuh kesadaran dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Semoga Surat Kuasa ini dapat digunakan sebagaimana mestinya.


            ..........,.................... 2017
Penerima Kuasa                                                                      Pemberi Kuasa



(.................................)                                                             (.................................)
5. Contoh surat kuasa khusus untuk polis asuransi :
SURAT KUASA

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama                           : .............................................................................
Alamat                         : .............................................................................
Tempat / Tgl Lahir      : .............................................................................
No KTP                       : .............................................................................
Pekerjaan                     : .............................................................................
No. Telp                       : .............................................................................
Selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama

Nama                          : .............................................................................
Alamat                        : .............................................................................
Tempat / Tgl Lahir      : .............................................................................
No KTP                      : .............................................................................
Pekerjaan                     : .............................................................................
No. Telp                      : .............................................................................
Selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua

Pihak Pertama
memberi kuasa penuh kepada Pihak Kedua. Untuk mengurus segala sesuatunya yang berkaitan erat dengan pengisian formulir klaim, pengajuan klaim meninggal dan penerimaan serta penerimaan manfaat dari klaim meninggal atas nama :

Nama                                               :
No. Polis                                          :
Pemegang Polis                                :
Tempat / Tgl Lahir                           :
Pekerjaan                                          :
Tanggal Meninggal                          :
Tempat Meninggal                            :
Sebab Meninggal                             :
Hubungan dengan Pihak Pertama   :
Hubungan dengan Pihak Kedua      :

Hal - hal dan segala akibat yang disebabkan Surat Kuasa ini adalah tanggung jawab sepenuhnya dari Pihak Pertama
6. Contoh surat kuasa pembayaran pajak motor :


7. Contoh surat kuasa pembayaran pajak mobil :
SURAT KUASA

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama                           : .............................................................................
Tempat / Tgl Lahir      : .............................................................................
Alamat                         : .............................................................................
No KTP                       : .............................................................................
Pekerjaan                     : .............................................................................
No. Telp                       : .............................................................................
Selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama 

Nama                           : .............................................................................
Tempat / Tgl Lahir      : .............................................................................
Alamat                         : .............................................................................
No KTP                       : .............................................................................
Pekerjaan                     : .............................................................................
No. Telp                       : .............................................................................
Selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua 
Bahwa saya selaku pihak pertama memberikan kuasa kepada pihak kedua untuk mengurus keperluan membayar pajak kendaraan mobil dengan identitas sebagai beikut :

Atas Nama                                       :
No. Polisi                                         :
Merk / Type                                     :
Warna                                              :
No. BPKB                                       :
No. Mesin                                        :
No. Rangka                                       :

Demikian Surat Kuasa ini saya buat dengan penuh kesadaran dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Semoga Surat Kuasa ini dapat digunakan sebagaimana mestinya.


            ..........,.................... 2017
Penerima Kuasa                                                                      Pemberi Kuasa



(.................................)                                                             (.................................)

8. Contoh surat kuasa perorangan pengambilan ijazah asli :


9. Contoh surat kuasa perusahaan :


10. Contoh surat kuasa tanah :
SURAT KUASA

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama                           : .............................................................................
Tempat / Tgl Lahir      : .............................................................................
Alamat                         : .............................................................................
NIK                             : .............................................................................
Pekerjaan                     : .............................................................................
No. Telp                       : .............................................................................
Memberi kuasa kepada ; 

Nama                           : .............................................................................
Tempat / Tgl Lahir      : .............................................................................
Alamat                         : .............................................................................
NIK                             : .............................................................................
Pekerjaan                     : .............................................................................
No. Telp                       : .............................................................................
Untuk menjual atas sebidang tanah dengan luas .......... dengan No. ........................................................ yang terletak di Jalan ......................................................
Dengan adanya surat kuasa ini, tidak ada seorang pun yang berhak memasarkan tanah tersebut atau menjual selain Bapak ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, selaku (PENERIMA KUASA).

Apabila tanah tersebut terjual, maka Bapak ........................... selaku (PENERIMA KUASA) akan mendapatkan persentase 4% dari harga penawaran tanah dengan luas ..........
11. Contoh surat kuasa biasa :
SURAT KUASA PENAGIHAN HUTANG

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama                             : ...............................
..............................................
Alamat                          : .............................................................................
Tempat / Tgl Lahir        : .............................................................................
No. KTP                        : .............................................................................
Pekerjaan                       : .............................................................................
No. Telp                        : .............................................................................
Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA, kemudian memberikan kuasa penuh kepada ;

Nama                             : .............................................................................
Alamat                          : .............................................................................
Tempat / Tgl Lahir        : .............................................................................
No. KTP                        : .............................................................................
Pekerjaan                       : .............................................................................
No. Telp                        : .............................................................................
Selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA, untuk bertindak melakukan hal menagih, meminta dan menerima uang dari total hutang sejumlah Rp .......................... (..................................) milik PEMBERI PERTAMA kepada ;

Nama                             : .............................................................................
Alamat                          : .............................................................................
Tempat / Tgl Lahir        : .............................................................................
No. KTP                        : .............................................................................
Pekerjaan                       : .............................................................................
No. Telp                        : .............................................................................
Demikian Surat Kuasa ini untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya serta harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

............................,.................... 2017
Penerima Kuasa




(.................................................)
Pemberi Kuasa




(.................................................)
12. Contoh surat kuasa bank :


Jika ingin mendapatkan contoh lainnya, kami telah menyediakannya dalam file doc. Anda dapat mencarinya dengan memanfaatkan fitur penelusuran pada situs ini.


Perhatian !
Terima kasih atas kunjungan anda diblog kami. Anda diperbolehkan menyebarluaskan isi artikel dan file yang ada di Contoh Surat Indonesia Resmi & Tidak Resmi Terlengkap dengan catatan menuliskan sumbernya. Segala tindakan copy paste tanpa izin pada blog Contoh Surat Indonesia Resmi & Tidak Resmi Terlengkap tanpa mencantumkan sumber, akan kami tindak lanjuti sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Bingung bagaimana mendapatkan file contoh surat di blog ini, temukan caranya di "PETUNJUK CARA MENDAPATKAN FILE"
Share on Facebook
Share on Whatapps
Share on Twitter
Tags :

Related : Cara Membuat Surat Kuasa Yang Benar Disertai 12+ Contohnya

0 komentar: